OLAHRAGA UNTUK SEMUA

Pasti, setiap manusia di bumi ini tidak akan menyangka ketika dokter menyarankan untuk memasang ring jantung pada tubuh mereka. Manusia akan terkejut tanpa menyangka bahwa pola hidup mereka selama ini akan mengakibatkan kerusakan fatal pada organ dalamnya. Selama ini mereka hanya bingung dan menerka-nerka menenai penyakit yang mereka keluhkan. "Sakit apa aku,ya? kok, enggak sembuh-sembuh? Sepertinya aku harus ke dokter untuk pemeriksaan kesehatan dan meminum beberapa butir obat agar aku lekas sehat."

Manusia pada umumnya akan menyangka penyakit yang tidak kunjung sembuh itu akan sembuh apabila mereka berobat ke dokter dan mengonsumsi obat yang dianjurkan dokter tersebut. Kebiasaan makan dalam porsi berlebih, kebiasaan kurang istirahat, memelihara stres yang panjang, kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, dan jarang berolahraga membuat tubuh si manusia memberikan signal bermasalah dengan keluhan-keluhan yang tidak biasa dirasakan manusia. Pusing, sakit perut, sakit dada, tidak nafsu makan, sulit tidur, begitu menyiksa.

Ketika datang ke dokter berharap mendapatkan obat yang simsalabim, sembuh! tidak sesederhana itu.

Ada berbagai macam penyakit yang begitu seram ketika manusia didiagnosis penyakit tersebut. Contohnya; penyakit jantung, kanker, hepatitis, dan masih banyak yang lainnya. Penyakit itu semua bisa datang dari faktor genetik dan pola hidup yang tidak sehat. Permasalahannya sebenarnya tidak pada genetik dan pola hidup. Apabila kita mengupayakan pola hidup yang sehat, bukan tidak mungkin faktor genetik juga dapat ditekan penyakitnya. Sekarang, maukah kita untuk mulai hidup dengan pola yang sehat?

Hidup dengan pola yang sehat datang dari kebiasaan berolahraga, makan dengan gizi seimbang, istirahat yang cukup, dan menjauhi segala kegiatan yang dapat mendatangkan penyakit, seperti; merokok, konsumsi makanan berlebih, konsumsi minuman beralkohol dan mengandung gula yang terlampau banyak, dan kurang tidur/begadang. Kalau sudah terbiasa dengan pola hidup yang tidak sehat akan menyebabkan kesulitan untuk merubah ke arah hidup dengan pola yang sehat. Akan tetapi sulit bukan berati tidak bisa.

Sebelum penyakit mengerikan itu datang, mari kita upayakan merubah pola hidup ke arah yang lebih sehat. Kalaupun belum dapat merubah semua kebiasaan buruk, mari kita mulai satu persatu. Dapat kita mulai dengan berolahraga terlebih dahulu, misalnya.

Banyak yang mengatakan bahwa, yang namanya olahraga dapat dimulai dari yang ringan-ringan. Yang paling ringan membiasakan berjalan selama setengah sampai empat puluh menit. Lakukan selama lima kali seminggu secara rutin. sangat mudah dan tidak membutuhkan biaya sepeserpun, bukan. Walaupun dengan biaya yang terbilang nihil, namun manfaatnya akan terasa sangat besar. Sambil berjalan kita dapat membayangkan terbebas dari pengobatan rutin di masa depan. Penghematan biaya ke dokter jantung, penyakit dalam, dan tulang.

Ada banyak sekali orang yang saat ini rutin konsumsi obat kolestrol dan asam urat di bawah umur empat puluh lima tahun. Di atas umur empat puluh lima tahun mengonsumsi obat penurun tensi darah beserta obat diabetes mellitus atau kencing manis. Berolahraga secara rutin sejak dini, memungkinkan obat-obatan tersebut dapat kita hindari.

Dalam sebulan belakangan saya mendengar, atasan saya yang bertugas di kantor pusat meninggal dunia di rumah sakit akibat penyakit jantung. Setelah dua minggu kabar tersebut, ada kabar lagi seorang pekerja di kantor Sulawesi meninggal dunia di tempat service motor ketika sedang service motor operasional. Dari dua kabar yang berdekatan waktu kejadiannya dengan masalah kesehatan yang sama, sebagai tenaga kesehatan yang bertugas di tempat kerja di kantor yang bertempat di Sumatera, saya mulai memutar otak dan membaca beberapa tips sehat dari berbagai sumber. Saya mencari upaya apa yang dapat saya lakukan untuk mencegah teror serangan jantung ini di kantor kami.

Saya harus mencari cara yang paling efektif dan tidak menghabiskan banyak biaya serta waktu untuk sebuah program kesehatan yang dapat menangkal seraangan jantung di area kerja kami. Akhirnya saya mengajukan program senam jantung pagi di hari minggu dan senam aerobik di hari kamis sore. Hal ini harus disampaikan secara tepat dan hati-hati, sangat besar resikonya untuk ditolak manajemen kantor. Bukan tanpa sebab, senam ini saya ajukan dengan resiko waktu. Di perusahaan konstruksi tempat saya bekerja waktu merupakan hal yang sangat penting. Harus dimaksimalkan untuk proses konstruksi di lapangan. Saya mengajukan tiga puluh sampai dengan empat puluh menit setiap pelaksanaan senam jantung dan aerobik.

Sekitar seminggu baru mendapatkan jawaban dari manajemen. Hasilnya pelaksanaan dua senam tersebut di hari minggu pagi, yang hari kamis bisa dibilang ditolak. Ditolak secara ambigu. Manajemen mempersilakan pelaksanaan senam aerobik di hari kamis sore dengan tidak menjamin kehadiran pekerja lain secara maksimal. Artinya manajemen tidak mendukung secara penuh pelaksanaan senam di hari kamis sore, saya berpikir. Sebenarnya, mungkin saja senam yang di hari minggu juga tidak didukung apabila tidak ada permintaan dari kantor pusat untuk pelaksanaan program kesehatan di proyek. Artinya, apakah program ini bisa terlaksana karena saya atau tututan kantor pusat bukanlah hal yang penting. Nyatanya kami kemarin telah melakukan senam jantung pada hari Minggu, 13 Juli 2025.

Saya merancang pelaksanaan kegiatan senam jantung dengan sangat efisien, karena mengundang instruktur profesional mendekati ketidak mungkinan. Lokasi pekerjaan kami di pelosok di sebuah desa yang tentu tidak tersedia instruktur profesional. Jadi, kalau mau mengundang instruktur perlu dua jam perjalanan menjemput dan mengantar balik instruktur tersebut. Mobil operasional tidak bisa selama itu meninggalkan lokasi proyek. Saya juga telah menghubungi instruktur senam menanyakan harga, dua juta rupiah untuk sekali senam. Dihadiri satu ketua dan tiga anggota senam berupa perempuan-perempuan cantik dan sexy. Tentu akan membuat senam menjadi efektif dan menyenangkan. Tapi, ini tidak mencerminkan bentuk efisiensi yang ditekankan pada setiap pidato Presiden Prabowo.

Akhirnya saya mencari channel youtube instruktur senam profesional. Bertemulah saya dengan channel BodyFit By Bagus, walaupun sudah saya lihat berulang kali gerakan instruktur tersebut, hampir mustahil saya menghafal gerakan senam yang memakan waktu setengah jam. Maka saya memanfaatkan televisi yang tersedia di kantor. Rencananya kami akan senam dengan menampilkan video dari channel tersebut melalui televisi yang akan kami bawa ke lapangan senam. Hari minggu tiba saya dibantu teman se tim mengatur acara senam jantung bersama di pagi minggu. Kami mengatur apa yang sudah direncanakan dan tentu untuk menambah semangat acara tersebut, kami mengajak rekanan kami yang bertugas bersih-bersih baju dan mess untuk ikut senam. Seorang perempuan muda berumur dua puluhan yang masih gadis. Terkesan mengeksploitasi perempuan belia untuk sebuah acara berasama, tapi tentu tidak seperti itu. Karena senam jantung bersama ini memang harus diikuti semua pekerja yang tidak libur atau cuti, termasuk Mbak muda tersebut.

Acara seperti ini, yang baru dilaksanakan sekali, tentu tidak luput dari kesalahan dan kendala teknis. Video yang ditampilkan di televisi tidak dapat disambungkan langsung dengan speaker (pengeras suara). Untuk menyiasati hal tersebut, video diputar di smartphone terlebih dahulu, smartphone tersebut disambungkan ke speaker melalui bluetooth serta disambungkan juga ke televisi melalui sebuah kemampuan smartphone yang dapat berbagi layar ke televisi. Pada saat semua sudah tersambung dan kami memulai senam dengan video yang tampil di televisi, suara yang dikeluarkan dari speaker mengalami keterlambatan dengan video yang diputar. Suara yang keluar lebih cepat sekitar sepuluh detik dengan video yang diputar.

Senam tetap berjalan dengan video dan suara yang tidak tersinkronisasi dengan baik. Semua maklum, sebab baru pertama kali pelaksanaannya. Kalau hanya sekali dan pertama kali kendala seperti ini ada, mungkin semua maklum. Akan tetapi kalau terus dipertahankan sebuah kendala akan membuat banyak orang terganggu sehingga acara ini tidak akan berjalan menarik. Saya khawatir akan banyak orang yang meninggalkan acara baik seperti ini. Kendala ini masih menjadi PR yang harus kami selesaikan sebelum hari minggu berikutnya datang.

Foto bersama selepas pelaksanaan kegiatan senam bersama

Formasi pelaksanaan senam bersama mengikuti video yang ditampilkan di televisi

Comments

Popular posts from this blog

KECEWA

YANG MENARIK DARI TAHI

Tuhan Mempertemukan Aku dengan Rudi